Jembatan Gantung Ujung Gagak Terancam! Mobil Logistik MBG Roda Empat Nekat Menyeberang
Cilacap – jurnalpolisi.id
Kampung Laut, 5 November 2025 — Jembatan Gantung Dusun Cibereum, Desa Ujung Gagak, Kecamatan Kampung Laut, yang merupakan urat nadi akses masyarakat, berada dalam ancaman kerusakan serius setelah sebuah mobil roda empat pengangkut logistik Program Makan Bergizi Gratis (MBG) nekat melintas. Jembatan yang secara tegas hanya diperuntukkan bagi kendaraan roda dua ini mengalami kelebihan kapasitas (over capacity) yang sangat membahayakan, memicu kekhawatiran besar di kalangan warga.
Penyalahgunaan Fungsi Picu Bahaya Fatal
Insiden yang terjadi baru-baru ini memperlihatkan jembatan bergoyang hebat di bawah beban yang jauh melampaui batas amannya. Tindakan tersebut dianggap sebagai pelanggaran berat terhadap aturan keselamatan infrastruktur lokal.
”Jembatan ini adalah urat nadi kami, dan mobil roda empat itu membahayakan semua. Tindakan ini merupakan pelanggaran berat dan ancaman nyata bagi kami,” ungkap seorang tokoh masyarakat setempat.
Ironisnya, logistik yang diangkut ditujukan untuk program mulia MBG, namun proses pengirimannya justru berpotensi merusak aset publik yang vital bagi ratusan warga.
Peringatan Warga Diabaikan oleh Pengemudi
Sejumlah warga yang menyadari potensi bahaya segera bergegas ke lokasi untuk mengklarifikasi dan meminta pengemudi menghentikan aksinya. Namun, upaya di lapangan tersebut diabaikan sepenuhnya.
”Kami berupaya keras menghentikan mereka di jembatan. Tetapi pengemudi mobil logistik tetap bersikeras melintas dan mengabaikan peringatan kami, padahal ini menyangkut keselamatan ratusan warga,” jelas warga lain yang berada di lokasi kejadian.
Penanggung Jawab Logistik MBG Bungkam
Pihak media 86news telah berupaya menghubungi Bapak Candra, penanggung jawab logistik MBG di wilayah tersebut, untuk mendapatkan keterangan resmi dan pertanggungjawaban terkait insiden. Sayangnya, upaya klarifikasi melalui pesan WhatsApp tidak mendapatkan respons apa pun hingga berita ini diterbitkan.
Sikap tidak kooperatif dari penanggung jawab, baik kepada warga yang menghentikan di lapangan maupun kepada media, mengindikasikan ketidakpedulian serius terhadap risiko keselamatan infrastruktur dan aturan lokal.
Desakan Audit SOP dan Pertanggungjawaban Segera
Jika Jembatan Gantung Dusun Cibereum sampai mengalami kerusakan atau ambruk akibat kelebihan beban ini, akses vital masyarakat akan terputus total, bahkan akan mengganggu kelangsungan Program Makan Bergizi Gratis itu sendiri.
Masyarakat mendesak pihak distributor logistik dan Penanggung Jawab Program MBG untuk segera:
1).Memberikan klarifikasi resmi kepada masyarakat dan awak media.
2).Melakukan inspeksi teknis segera dan menjamin tidak adanya kerusakan struktural.
3).Merevisi Standar Operasional Prosedur (SOP) logistik guna memastikan kepatuhan terhadap batas kapasitas infrastruktur setempat.
Pemerintah daerah dan Badan Gizi Nasional (BGN) didesak untuk turun tangan melakukan audit dan penegasan aturan demi mencegah terulangnya insiden yang mengancam keselamatan infrastruktur publik.
(Sf/red)
