Pelaksanaan Ujian DAN, dan Ujian Penyertaan DAN ASKI Sulawesi Tenggara berjalan lancar

Kendari, jurnalpolisi.id

Karateka Akademi Seni Bela Diri Karate Indonesia (ASKI) dari berbagai cabang di Sulawesi Tenggara mengikuti kegiatan ujian DAN dan ujian penyertaan DAN. yang di gelar di hotel Kubra Plasa Kendari Minggu, 30 November 2025, acara berlangsung dari jam 8.00 sampai dengan jam 5.00 dengan di hadiri jajaran pengurus ASKI serta para tamu undangan.

Para peserta berasal dari tiga cabang, yakni ASKI kota Kendari, ASKI kota Bau – Bau dan ASKI Kabupaten Konawe. Mereka mengikuti ujian sebagai bagian dari proses pembinaan karate berjenjang yang di harapkan mampu melahirkan atlit berprestasi sekaligus pelatih baru. Ujian kali ini di pimpin oleh satu dewan guru yaitu sensei Marulang Situmorang, sensei Cholid Tambaru,SH.,MH yang juga menjabat sebagai koordinator Majelis Sabuk Hitam (MSH) ASKI Sulawesi Tenggara, ketua Pengurus Cabang ASKI Kabupaten Konawe Anas Lamaliga turut hadir dan memberikan apresiasi terhadap kegiatan tersebut.

“Gashuku dan ujian DAN ini adalah bagian dari rencana pembinaan dan prestasi ASKI 2025, saya mengapresiasi panitia, juga para orang tua yang telah memberikan kepercayaan kepada ASKI dalam membimbing karateka muda” ujarnya Minggu, 30/11-2025

Menurutnya ASKI telah menyiapkan kurikulum pelatihan berjenjang yang selaras dengan standar Internasional “saat ini ASKI berafiliasi teknik dengan Japan Karate Association (JKA). Dengan begitu, karate ASKI Sulawesi Tenggara akan memiliki kesetaraan teknis dengan JKA” tambahnya.

Koordinator Majelis Sabuk Hitam (MSH) ASKI Sulawesi Tenggara Sensei Cholid Tambaru, SH.,MH, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan program rutin ASKI yang di gelar setiap tahun, tujuannya bukan hanya untuk ujian, tetapi juga untuk melihat potensi bibit atlit serta mempererat silaturahmi antar cabang.

“Kegiatan Gashuku dan ujian DAN ini adalah bagian dari proses pembinaan berjenjang. Dari sini bisa kita liat potensi bibit karateka untuk nantinya masuk tim ASKI Sulawesi Tenggara. Selain itu ajang seperti ini memperkuat kekompakan karena biasanya antar cabang Dojo jarang bertemu” jelas sensei Cholid Tambaru, SH.,MH.

Iya berharap para karateka muda mampu menyerap manfaat dari latihan yang di berikan dewan guru. “Memang latihannya basic, tapi dari basic inilah terbentuk pondasi untuk komite maupun kata agar lebih bagus. Harapan saya setelah menyandang sabuk hitam, mereka bisa menurunkan ilmunya kepada anggota – anggota baru” tambahnya.

Sensei Cholid Tambaru, SH.,MH juga menyebut bahwa peserta kali ini berasal dari Dojo – Dojo di tiga wilayah yaitu Kota Kendari, Kota Bau – Bau dan Kabupaten Konawe meski jumlah pesertanya 56 orang menurutnya hal ini cukup resprentatif mengingat adanya kegiatan ini di tingkat provinsi.

Koordinator MSH ASKI Sulawesi Tenggara, sensei Cholid Tambaru, SH.,MH menegaskan pentingnya regenerasi dalam karate “kami ingin para karateka, tidak hanya kuat secara teknik, tetapi juga berkarakter dan siap menjadi teladan” ujarnya.

Diakhir acara ketua ASKI Provinsi Sulawes H.Trio Prasetio Prahasto, S.SOS., M.A.P berpesan kepada seluruh karateka agar terus bersemangat “jangan pernah lelah mencintai karate. Berlatih dan berjuang tiada henti, karena dari sinilah prestasi akan lahir, dan sekembalinya dari sini agar mengembangkan ASKI di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara” tegasnya.

Dengan semangat kebersamaan dan disiplin yang di tanamkan dalam kegiatan ini ASKI Sulawesi Tenggara berharap dapat terus mencetak karateka unggulan yang berdaya saing, baik di tingkat Nasional maupun Internasional.

Laporan : Tim