Banjir Rendam Sejumlah Wilayah di Kecamatan Kenohan, Polsek Lakukan Pemantauan Intensif

Kukar – jurnalpolisi.id

Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah hulu sungai sejak beberapa hari terakhir mengakibatkan banjir di sejumlah titik di Kecamatan Kenohan, Kabupaten Kutai Kartanegara. Polsek Kenohan bergerak cepat melakukan pemantauan lapangan guna memastikan kondisi masyarakat serta menjaga situasi tetap aman dan terkendali.

Kapolsek Kenohan, AKP Giri Pratiwo, menyampaikan bahwa pemantauan dilakukan sejak Senin (19/1/2026) mulai pukul 05.00 hingga 17.00 WITA. Dari hasil pantauan, banjir terparah terjadi di Desa Kahala Ilir, tepatnya di RT 07 dan RT 08. Air sungai meluap hingga menggenangi jalan desa dengan ketinggian mencapai sekitar 50 sentimeter atau setinggi lutut orang dewasa.

“Air sudah memasuki pekarangan rumah warga dan masih bertahan hingga sore hari. Kondisi ini dipengaruhi limpahan air sungai dari wilayah hulu Kecamatan Tabang dan Kembang Janggut, ditambah tingginya curah hujan,” ungkap Kapolsek Kenohan.

Tak hanya permukiman warga, halaman Kantor Desa Kahala Ilir juga terpantau terendam air dengan ketinggian serupa. Warga di sekitar lokasi diminta tetap waspada terhadap kemungkinan kenaikan debit air, terutama apabila hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.

Sementara itu, di Desa Semayang, genangan air terpantau di jalan masuk desa sepanjang 50 hingga 400 meter dengan ketinggian air berkisar antara 20 hingga 40 sentimeter. Meski masih dapat dilalui kendaraan roda dua dan roda empat, pengendara diimbau untuk tetap berhati-hati. Di area bawah permukiman warga, genangan air masih bertahan sekitar 5 sentimeter dan berpotensi meningkat.

Kondisi yang cukup mengkhawatirkan terjadi di Jalan HTI PT AAU, Loa Surut, Desa Kahala. Jalan tersebut tergenang air dengan ketinggian antara 50 hingga 100 sentimeter disertai arus yang cukup deras. Aparat kepolisian dengan tegas mengimbau agar seluruh kendaraan, baik truk, roda enam, maupun roda dua, tidak melintas demi keselamatan. Untuk kendaraan roda dua, warga disarankan menggunakan perahu klotok untuk menyeberang.

“Hingga saat ini tidak ditemukan adanya longsor, pohon tumbang, maupun kejadian menonjol lainnya. Situasi masih aman dan terkendali, namun kami terus melakukan pemantauan dan siap melaporkan perkembangan selanjutnya,” tegas AKP Giri Pratiwo.

Polsek Kenohan juga mengajak masyarakat untuk tetap waspada, menjaga keselamatan keluarga, serta segera melaporkan apabila terjadi kondisi darurat akibat banjir. Kehadiran aparat di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman serta memastikan penanganan bencana berjalan cepat dan tepat
( Alfian ).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *