Curah Hujan Tinggi dan Serangan Hama Jadi Tantangan Panen Raya Jagung di Batu Ampar

KUTAI TIMUR jurnalpolisi.id

Tingginya curah hujan yang memicu banjir serta serangan hama menjadi kendala utama dalam pelaksanaan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal IV yang digelar di area Nursery PT EMAS, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kutai Timur, Kamis (10/12/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan di atas lahan seluas dua hektar tersebut merupakan bentuk sinergi antara pihak perusahaan, PPL Desa Batu Timbau, dan kepolisian setempat dalam mendukung program Asta Cita Presiden serta swasembada pangan tahun 2026.

Meski semangat swasembada pangan terus digelorakan, faktor alam memberikan tantangan tersendiri. Dari lahan yang ditanami jenis Jagung Pertiwi 5 tersebut, hasil panen jagung pipil sementara tercatat sebanyak 350 kilogram (berat kotor).

Angka ini dinilai belum maksimal akibat lahan yang sempat terendam banjir karena curah hujan tinggi, serta maraknya serangan hama seperti tikus, tupai, dan monyet yang merusak sebagian tanaman.

Kapolsek Muara Bengkal, AKP Rahmat Hartoyo, yang membawahi wilayah hukum Polsubsektor Batu Ampar, memberikan apresiasi atas upaya yang tetap dilakukan meski menghadapi kendala di lapangan.

“Kami sangat mengapresiasi komitmen PT EMAS dan rekan-rekan di lapangan. Meskipun hasil panen kali ini terkendala faktor cuaca ekstrem dan hama, semangat untuk mendukung program ketahanan pangan nasional tidak surut,” ujar AKP Rahmat Hartoyo.

Lebih lanjut, AKP Rahmat menegaskan bahwa kehadiran Polri, khususnya melalui Polsubsektor Batu Ampar, adalah wujud nyata dukungan terhadap ketahanan pangan daerah.

“Tantangan di lapangan seperti hama dan banjir tentu menjadi evaluasi bersama. Namun, poin utamanya adalah sinergitas antara Polri, perusahaan, dan petani (PPL) untuk terus berusaha mewujudkan kemandirian pangan sesuai arahan pemerintah pusat,” tambahnya.

Kegiatan panen raya ini dihadiri oleh sejumlah pihak, antara lain Asisten Kepala PT EMAS Tarsisius Amir, Finance Control Hendratmo, Asisten Nursery Hotma, serta anggota Polsubsektor Batu Ampar Briptu Nizar Dwi dan tim PPL Desa Batu Timbau.

Pihak perusahaan menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program pemerintah. Hasil panen dan kendala yang dihadapi pada kuartal ini akan menjadi catatan evaluasi untuk masa tanam berikutnya agar hasil produksi dapat lebih optimal.
( Alfian )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *