Dandim 0420/Sarko Hadiri Panen Raya Cabai Merah, Jagung, Semangka dan Padi di Desa Rantau Tenang

Sarolangun – jurnalpolisi.id
Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai kegiatan panen raya di Desa Rantau Tenang, Kecamatan Pelawan, Kabupaten Sarolangun, Sabtu pagi (17/01/2026). Dandim 0420/Sarko Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto, S.Sos., M.Han bersama unsur Forkopimda Sarolangun turun langsung ke kebun Suhardi milik Kelompok Tani Titian Tinggi untuk mengikuti panen cabai merah, jagung, semangka, dan padi.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.45 WIB ini dihadiri Bupati Sarolangun H. Hurmin beserta jajaran, Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah, unsur OPD, TNI-Polri, para penyuluh pertanian, kepala desa, kelompok tani, hingga insan pers. Kehadiran para pimpinan daerah ini menjadi bentuk nyata sinergi lintas sektor dalam mendukung ketahanan pangan di Bumi Sepucuk Adat Serumpun Pseko.

Panen perdana dilakukan dengan metode tumpang sari, dimulai dari cabai merah seluas 1 hektar, dilanjutkan panen jagung, semangka, dan padi. Kepala Dinas TPHP Sarolangun, Dulmuin, SP dalam laporannya menyampaikan bahwa lokasi panen hari ini meliputi cabai 1 hektar, padi 1,5 hektar, jagung 1 hektar, dan semangka 1 hektar.

Ia juga menjelaskan target tanam padi tahun 2026 sekitar 6 hektar dan jagung 1Hektar serta berbagai program cetak sawah, optimalisasi lahan, rehabilitasi sawah, hingga pengembangan jaringan irigasi.

Bupati Sarolangun H. Hurmin dalam arahannya mengapresiasi semangat para petani dan semua pihak yang terlibat. Ia menegaskan bahwa hasil panen ini harus menjadi momentum kebangkitan pertanian Sarolangun.
“Ini bukti bahwa kalau kita serius, tidak ada yang tidak mungkin. Cabai bisa sesubur ini. Mari kita bangkitkan semangat masyarakat untuk bertani, memperkuat gotong royong dan inovasi. Pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan dan pembinaan agar petani semakin profesional dan produktif,” ujarnya.

Sementara itu, Dandim 0420/Sarko Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto menegaskan komitmen TNI untuk terus mendampingi petani melalui Babinsa di wilayah binaan. Menurutnya, ketahanan pangan merupakan bagian penting dari ketahanan nasional, sejalan dengan program Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto.
Kegiatan dilanjutkan dengan dialog interaktif. Berbagai masukan disampaikan, mulai dari pemanfaatan lahan tidur hingga kendala lahan untuk tumpang sari. Bupati dan Kapolres Sarolangun menegaskan pentingnya peran desa dalam mengelola dana ketahanan pangan serta menyesuaikan pola tanam dengan kondisi tanah masing-masing wilayah.

Rangkaian acara ditutup dengan ramah tamah dan foto bersama. Sekitar pukul 09.45 WIB, kegiatan berakhir dalam keadaan aman, tertib, dan penuh optimisme.

Panen raya ini bukan sekadar memetik hasil bumi, tetapi menjadi simbol kuat sinergi TNI–Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan kemandirian pangan serta mendukung penuh program ketahanan pangan nasional.(Siti Rahma)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *