Diduga Aksi Bentrok itu Melibatkan Dari Dua Perguruan Silat, Dalam Aksi Bentrokan Tersebut Tiga Pemudi Menjadi Korban Pengeroyokan

Genteng,Banyuwangi – jurnalpolisi.id
Puluhan pemuda yang diduga merupakan anggota perguruan pencak silat dibubarkan polisi usai terlibat bentrok.

Tak hanya terlibat kericuhan, puluhan anggota perguruan pencak silat itu juga menggelar konvoi di sepanjang jalan.

Kapolsek Genteng Kompol Edy Priswanto mengatakan aksi bentrok itu melibatkan dua perguruan silat yang ada di Kabupaten Banyuwangi.

“Ada segerombolan pemuda melakukan konvoi dengan berboncengan sepeda motor dua hingga tiga orang. Selanjutnya mereka terlibat bentrok di wilayah Kecamatan Genteng,” ungkapnya pada Sabtu 17 Januari 2026.

Dalam bentrok tersebut, tiga korban mengalami luka lebam. Para korban mengaku dirampas pakaiannya dan kunci sepeda motor juga dibuang.

“Ada sekitar 25 unit kendaraan roda dua yang terlibat dengan 50 orang pengendara,” jelasnya.

Dari aksi tersebut ada tiga korban yang mengalami luka lebam usai dikeroyok yakni IM, RAI, dan GAS. Ketiga korban ini merupakan warga Desa Karangsari, Kecamatan Sempu, Banyuwangi.

“Ketiga korban sudah kami lakukan pemeriksaan terkait kasus dugaan penganiayaan dan pengeroyokan ini,” katanya.

Hingga saat ini, pihak Polsek Genteng masih melakukan penyelidikan terkait kasus ini.

“Menurut pengakuan korban, sebagian besar gerombolan itu membawa logo perguruan pencak silat,” ungkapnya.

Aksi itu sempat membuat warga panik, lantaran melibatkan puluhan pemuda dan terjadi bentrok di tempat umum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *