Diduga Seorang Pak Ogah Mengenakan Atribut Mirip Polisi Lalu Lintas Mengatur Arus Kendaraan di Simpang Empat SMPN 1 Banyuwangi Tuai Sorotan

Banyuwangi – jurnalpolisi.id
Aktivitas seorang pria yang diduga pak ogah atau polisi cepek mengatur lalu lintas di Perempatan Jalan Ahmad Yani atau Simpang Empat SMPN 1 Banyuwangi menuai sorotan publik. Pasalnya, pria tersebut tampak mengenakan atribut yang menyerupai perlengkapan polisi lalu lintas, lengkap dengan rompi hijau bertuliskan “polisi”, topi putih layaknya petugas Satlantas, serta lambang menyerupai simbol satuan lalu lintas.

Keberadaan pria tersebut menimbulkan keresahan di kalangan pengguna jalan. Seorang pengendara mengaku sempat kebingungan dan terkejut karena tidak dapat memastikan apakah yang bersangkutan merupakan petugas kepolisian resmi atau warga sipil.

“Saya dan suami sempat kaget. Tiba-tiba disetop dan diarahkan. Kami sampai mengerem mendadak karena pengaturannya acak dan membahayakan,” ujarnya, Jum’at (02/01/26).

Selain penggunaan atribut yang menyerupai aparat kepolisian, muncul dugaan adanya pembiaran, bahkan fasilitasi, oleh oknum kepolisian. Pasalnya, berdasarkan pantauan warga, mobil patroli Satuan Lalu Lintas Polresta Banyuwangi kerap melintas di kawasan tersebut, namun pria yang diduga pak ogah itu tetap bebas mengatur lalu lintas tanpa penindakan.

“Sering ada mobil patroli lewat, tapi tidak pernah ada teguran atau penertiban. Seolah-olah dibiarkan,” ungkap seorang warga sekitar yang enggan disebutkan namanya.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan publik terkait pengawasan serta penegakan aturan lalu lintas, mengingat pengaturan arus kendaraan merupakan kewenangan aparat kepolisian. Warga menilai, jika praktik tersebut dibiarkan, berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan dan menimbulkan preseden buruk di ruang publik.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Polresta Banyuwangi, baik terkait status pria tersebut maupun dugaan adanya pembiaran oleh oknum petugas. Media masih berupaya meminta klarifikasi dari pihak kepolisian guna memastikan duduk perkara serta langkah yang akan diambil.

Masyarakat berharap aparat berwenang segera melakukan penelusuran dan penertiban agar keselamatan serta ketertiban lalu lintas di pusat kota Banyuwangi tetap terjaga.(Boby)
Sumber Editor (ydh)