Jamin Keamanan Ibadah Raya BKSGB, Detasemen Gegana Brimob Kaltim Sterilisasi BSCC Dome Balikpapan

Balikpapan – jurnalpolisi.id

Memasuki penghujung bulan Januari 2026, Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur tetap konsisten memberikan jaminan keamanan bagi setiap aktivitas keagamaan masyarakat. Pada Selasa (27/01/2026), satu unit personel dari Detasemen Gegana dikerahkan untuk melaksanakan prosedur sterilisasi menyeluruh di gedung Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome. Langkah pengamanan ini dilakukan sebagai persiapan krusial menjelang acara Ibadah dan Perayaan Natal 2025 yang diselenggarakan oleh Badan Kerja Sama Gereja-Gereja Balikpapan (BKSGB), guna memastikan area tersebut benar-benar aman dari potensi ancaman benda berbahaya maupun gangguan keamanan lainnya.

Dalam pelaksanaannya, tim ahli penjinak bom (Jibom) dari Detasemen Gegana menyisir setiap sudut ruangan dengan menggunakan detektor logam dan peralatan khusus lainnya sesuai standar operasional prosedur (SOP). Fokus penyisiran meliputi area panggung utama, ruang VIP, deretan kursi jemaat, hingga titik-titik tersembunyi di sekitar perimeter gedung. Sterilisasi ini bertujuan untuk menciptakan kondisi zero threat atau nol ancaman, sehingga panitia penyelenggara dan ribuan jemaat yang dijadwalkan hadir dapat mengikuti rangkaian ibadah dengan penuh kekhusyukan tanpa rasa khawatir akan gangguan keamanan.

Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol. Andy Rifai, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kehadiran unit Gegana di lokasi acara merupakan implementasi nyata dari filosofi “Bakti Brimob untuk Masyarakat”. Beliau menyampaikan bahwa setiap warga negara berhak menjalankan ibadahnya dengan tenang dan damai. “Kegiatan sterilisasi ini adalah bentuk komitmen kami dalam mengawal kemerdekaan beribadah. Kami ingin memastikan bahwa seluruh jemaat BKSGB dapat merayakan Natal dan mensyukuri tahun baru dengan perasaan aman di bawah perlindungan kepolisian yang profesional dan terukur,” ujar Kombes Pol. Andy Rifai.

Andy Rifai juga mengajak seluruh elemen masyarakat Kota Balikpapan untuk terus memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas keamanan kota. Beliau menekankan bahwa harmoni antarumat beragama adalah modal utama kemajuan daerah. “Mari kita jadikan momentum kebersamaan ini untuk mempererat tali persaudaraan. Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan segera menginformasikan kepada petugas jika menemui hal-hal yang mencurigakan. Bersama kita jaga Balikpapan tetap kondusif dan penuh kedamaian. Jiwa Ragaku Demi Kemanusiaan,” pungkasnya.
( Alfian )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *