Kawal Ketat Liga 2 di Batakan, Personel Anti Anarkis Brimob Kaltim Pastikan Laga Persiba vs Persipura Aman

Balikpapan jurnalpolisi.id

Atmosfer panas menyelimuti Stadion Batakan, Balikpapan, saat digelarnya lanjutan kompetisi Pegadaian Championship Liga 2 musim 2025/2026 pada Senin (12/01/2026). Pertandingan yang mempertemukan tuan rumah Persiba Balikpapan melawan Persipura Jayapura ini menjadi sorotan utama karena tensi persaingan yang tinggi antar kedua tim besar. Guna menjamin keamanan bagi para pemain, perangkat pertandingan, serta ribuan suporter yang memadati tribun, Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur menyiagakan personel terbaiknya untuk mengawal jalannya laga dari awal hingga akhir, memastikan kondusivitas tetap terjaga di jantung pertahanan olahraga Bumi Etam.

Fokus pengamanan kali ini melibatkan satu Satuan Setingkat Peleton (SST) personel Makosat di bawah pimpinan Ipda Prasetyo. Personel yang dikerahkan dibekali kemampuan khusus anti anarkis guna mengantisipasi segala bentuk potensi gangguan ketertiban maupun eskalasi massa di dalam dan luar stadion. Meskipun pertandingan berakhir dengan keunggulan tim tamu Persipura Jayapura dengan skor 1-2, situasi di Stadion Batakan tetap terpantau aman dan terkendali berkat kesiapsiagaan personel yang melakukan penjagaan berlapis di titik-titik rawan. Langkah preventif ini terbukti efektif meredam potensi gesekan pasca-pertandingan, sehingga seluruh suporter dapat meninggalkan lokasi dengan tertib.

Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol. Andy Rifai, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pengamanan ajang olahraga nasional ini merupakan wujud nyata dari filosofi “Bakti Brimob untuk Masyarakat”. Beliau menyampaikan bahwa kehadiran Brimob bertujuan untuk memberikan rasa aman bagi para atlet dan penikmat sepak bola. “Tugas kami adalah menjamin bahwa setiap pertandingan liga dapat berjalan dengan menjunjung tinggi sportivitas tanpa gangguan keamanan. Personel anti anarkis disiagakan sebagai langkah antisipasi agar euforia penonton tetap berada dalam koridor hukum, sehingga muruah sepak bola Indonesia tetap terjaga dengan baik,” ujar Kombes Pol. Andy Rifai.

Andy Rifai juga mengajak seluruh elemen suporter untuk bijak dan dewasa dalam menyikapi hasil pertandingan. Beliau menekankan bahwa dalam olahraga, sportivitas adalah nilai tertinggi yang harus dipegang teguh oleh semua pihak. “Menang atau kalah adalah bagian dari permainan, namun keamanan dan persaudaraan adalah yang utama. Mari kita jaga Stadion Batakan agar tetap menjadi tempat yang aman bagi keluarga dan pecinta bola. Teruslah dukung tim kebanggaan dengan cara yang positif, karena keamanan wilayah adalah tanggung jawab kita bersama. Jiwa Ragaku Demi Kemanusiaan,” pungkasnya.
( Alfian )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *