Tabligh Akbar Isra Mikraj 1447 H Warnai Peringatan HUT ke-129 Kota Balikpapan
Balikpapan – jurnalpolisi.id
Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah yang dirangkaikan dengan Hari Jadi ke-129 Kota Balikpapan berlangsung khidmat melalui kegiatan Tabligh Akbar di Masjid Madinatul Iman (Islamic Center) Balikpapan, Sabtu (3/1/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Isra Mikraj sebagai Spirit Memperkuat Iman dan Usaha Menuju Global dalam Bingkai Madinatul Iman” tersebut dihadiri sekitar 700 jamaah dari berbagai elemen masyarakat. Penceramah utama dalam acara ini adalah dai nasional, Dr. H. Das’ad Latif, S.Sos., S.Ag., M.Si., Ph.D.
Sejumlah pejabat dan tokoh penting turut hadir, di antaranya Ketua Pengadilan Agama Balikpapan Ahmad Fanani, Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur H. Sabaruddin Panrecalle, Wakil Ketua I DPRD Kota Balikpapan Yono Suherman, Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan Gasali, Penjabat Sekda Kota Balikpapan Agus Budi, jajaran Forkopimda, pimpinan OPD Pemkot Balikpapan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta aparatur sipil negara (ASN).
Dalam sambutan Wali Kota Balikpapan yang dibacakan oleh Pj. Sekda Agus Budi, Pemerintah Kota Balikpapan menegaskan bahwa peringatan Isra Mikraj bukan hanya peristiwa historis keagamaan, tetapi juga momentum spiritual untuk memperkuat iman dan moral masyarakat di tengah pembangunan kota.
“Isra Mikraj mengajarkan bahwa kemajuan sejati tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kekuatan iman, akhlak, dan kejujuran. Sejalan dengan usia ke-129 tahun Kota Balikpapan, pembangunan harus berpijak pada nilai religius, toleransi, dan kebersamaan dalam bingkai Madinatul Iman,” ujar Agus Budi saat membacakan sambutan.
Ia menambahkan, Balikpapan yang kini berkembang sebagai kota penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) dituntut untuk menjadi kota global yang tetap berakar pada nilai keimanan, kearifan lokal, serta kerukunan antarumat beragama.
Sementara itu, dalam ceramahnya, Dr. H. Das’ad Latif menekankan bahwa peristiwa Isra Mikraj merupakan perjalanan spiritual luar biasa yang sarat dengan pesan keimanan dan keteguhan dalam menghadapi ujian kehidupan. Menurutnya, hadiah terbesar dari peristiwa tersebut adalah perintah shalat lima waktu yang menjadi fondasi kekuatan iman umat Islam.
“Shalat adalah penjaga iman. Jika shalatnya baik, maka insyaallah kehidupannya juga baik. Iman harus menjadi ruh dalam setiap aktivitas, termasuk dalam membangun kota dan menghadapi tantangan global,” ungkap Das’ad Latif di hadapan jamaah.
Ia juga mengajak masyarakat Balikpapan untuk menjaga kejujuran, amanah, dan akhlak mulia sebagai ciri utama kota Madinatul Iman, sehingga kemajuan ekonomi dan teknologi tidak menggerus nilai moral dan spiritual.
Rangkaian kegiatan Tabligh Akbar diawali dengan hadrah pembuka, sambutan, ceramah agama, doa bersama, dan diakhiri dengan pelaksanaan salat Ashar berjamaah. Acara berakhir sekitar pukul 16.10 WITA dan berlangsung aman, tertib, serta lancar.
Kegiatan Tabligh Akbar ini dinilai memberikan dampak positif bagi masyarakat, tidak hanya dalam meningkatkan keimanan dan ketakwaan, tetapi juga memperkuat ukhuwah Islamiyah, persatuan, dan kebersamaan. Momentum ini sekaligus meneguhkan identitas Kota Balikpapan sebagai kota religius yang terus bergerak maju menuju kota global dalam bingkai Madinatul Iman.
( Alfian )
