Warga Sabangau Digegerkan Penemuan Mayat Pria Gantung Diri di Barak Jalan Anggrek

Palangka Raya – jurnalpolisi.id

Warga Kelurahan Kereng Bangkirai, Kecamatan Sabangau, Kota Palangka Raya, digemparkan dengan penemuan sesosok mayat pria yang ditemukan dalam kondisi gantung diri di sebuah barak di Jalan Anggrek Gang Kenanga, Sabtu pagi (3/1/2026).

Korban diketahui bernama Rahmad Sandi Putra (30), seorang wiraswasta yang tinggal seorang diri di barak tersebut. Peristiwa ini pertama kali diketahui sekitar pukul 09.00 WIB, setelah warga mencium bau tidak sedap yang berasal dari dalam barak korban.

Kapolsek Sabangau IPTU Ahmad Taufik memimpin langsung personel Polsek Sabangau mendatangi lokasi kejadian usai menerima laporan dari masyarakat. Aparat segera melakukan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP) dan berkoordinasi dengan Tim Inafis Polresta Palangka Raya.

Berawal dari Kecurigaan Warga

Berdasarkan keterangan saksi, pada malam pergantian Tahun Baru 2026, korban sempat dihubungi oleh rekannya untuk merayakan malam tahun baru bersama. Namun korban menolak dan memilih tetap berada di barak. Setelah itu, korban tidak lagi dapat dihubungi.

Merasa curiga karena telepon tidak diangkat dan pintu barak terkunci rapat, saksi kemudian mendatangi barak korban. Saat berada di depan barak, saksi mencium bau menyengat yang tidak biasa. Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada pemilik barak dan Ketua RT setempat, yang selanjutnya menghubungi pihak kepolisian.

Polisi Pastikan Tidak Ada Unsur Tindak Pidana

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera melakukan olah TKP, identifikasi jenazah, serta pengumpulan barang bukti berupa satu unit telepon genggam, STNK, tas warna hitam, dan satu botol minuman beralkohol.

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya untuk dilakukan visum et repertum.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara oleh dokter forensik Dr. Rica Brillian, Sp.KF, korban dipastikan meninggal dunia akibat gantung diri murni, dengan perkiraan waktu kematian sekitar tiga hari sebelum ditemukan.

“Dari hasil visum sementara, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan lain. Penyebab kematian adalah murni gantung diri,” ujar IPTU Ahmad Taufik.

Penanganan Lanjutan

Pihak kepolisian menyatakan hingga saat ini belum ditemukan unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, Polsek Sabangau tetap melakukan pendalaman keterangan saksi serta berkoordinasi dengan pihak keluarga korban.

Kasus penemuan mayat ini selanjutnya ditangani oleh Polsek Sabangau dan hasil akhirnya akan dilaporkan kepada pimpinan untuk petunjuk lebih lanjut.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar, khususnya warga yang tinggal seorang diri, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Ismail Marzuki