Wawali Balikpapan Tegaskan Pentingnya Percepatan Penyerapan Anggaran APBD 2025

JmBALIKPAPAN jurnalpolisi.id

Wakil Wali Kota Balikpapan, Dr. Ir. H. Bagus Susetyo, MM, menegaskan komitmennya untuk terus memantau dan mengawasi penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025. Hal ini disampaikannya dalam wawancara khusus terkait progres pelaksanaan program dan pengadaan barang serta jasa yang kini telah berjalan, termasuk pasca-perubahan APBD.

Menurut Bagus, percepatan penyerapan anggaran sangat penting agar tidak terjadi fenomena pengerjaan proyek yang dikebut menjelang akhir tahun. “Kita terus memonitor kegiatan fisik maupun non-fisik, termasuk penyerapan anggaran. Jangan sampai menjelang akhir tahun baru dikejar ngebut. Ini harus diantisipasi sejak dini,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengendalian dan pengawasan APBD menjadi salah satu fokus utama pemerintah kota tahun ini. Dengan penganggaran yang relatif besar, pihaknya berharap seluruh program dapat terselesaikan tepat waktu. “Ini menjadi titik sentral dalam pengendalian APBD 2025. Mudah-mudahan semuanya bisa kita selesaikan sesuai target,” katanya.

Terkait adanya progres yang lamban, Bagus menegaskan pihaknya tidak tinggal diam. Pemerintah Kota akan mencari solusi, termasuk memberikan pendampingan kepada penyedia jasa yang menghadapi kendala. “Kita berikan solusi yang positif. Namun, jika ada penyedia jasa atau OPD yang tidak melaksanakan prosedur dengan benar, tentu ada mitigasi. Mulai dari pemanggilan di tingkat awal, hingga jika masalah cukup serius, pimpinan OPD juga akan kita panggil,” tegasnya.

Bagus juga mengingatkan pentingnya tanggung jawab seluruh pihak, baik pengguna anggaran, PPK, maupun penyedia jasa. Sebab, anggaran yang diperoleh merupakan hasil kerja keras pemerintah daerah bersama dukungan dari pusat dan provinsi. “Jangan sampai uang yang sudah kita siapkan tidak terserap, apalagi sampai terlambat. Ini tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.

Untuk memastikan program berjalan sesuai rencana, Bagus menyebutkan dirinya akan rutin turun ke lapangan melakukan pengendalian dan pengawasan. “Minggu ini saya akan melakukan monitoring langsung. Program yang dianggap kritis akan segera kita tindaklanjuti dengan pemanggilan dan koordinasi intensif,” tandasnya.
( Alfian )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *