Wakil Bupati Labusel Tinjau Anak Terdampak Stunting Bersama Petugas dan Ibu Bhayangkari

Labusel, Sumut – jurnalpolisi.id

Dalam upaya menekan angka stunting di Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel), Wakil Bupati Labusel Syahdian Purba Siboro, S.H. bersama jajaran petugas kesehatan dan Ibu-Ibu Bhayangkari melakukan peninjauan langsung ke lapangan. Kunjungan tersebut dilaksanakan di Kecamatan Kampung Rakyat, guna memastikan kondisi anak-anak yang terdampak stunting serta meninjau tempat tinggal warga yang memerlukan perhatian pemerintah.

Wakil Bupati menegaskan bahwa dirinya tidak ingin hanya menerima laporan dari bawahannya. Ia ingin memastikan secara langsung kondisi di lapangan agar penanganan kasus stunting dapat dilakukan secara cepat dan tepat sasaran.

“Kita harus bergerak bersama, tidak cukup hanya menerima laporan. Saya ingin melihat langsung bagaimana kondisi anak-anak dan keluarga mereka agar segera bisa kita bantu,” ujar Syahdian Purba.

Dalam kesempatan tersebut, Syahdian juga menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor dan kepedulian masyarakat dalam mengatasi stunting serta memperbaiki rumah warga yang tidak layak huni. Ia mengingatkan agar petugas di lapangan terus memberikan pembinaan tentang pola hidup sehat kepada masyarakat, termasuk menjaga kebersihan lingkungan, pola makan bergizi seimbang, dan pola tidur yang teratur.

Pemerintah daerah berkomitmen melaksanakan berbagai program peningkatan gizi anak, seperti pemberian suplemen, edukasi gizi, dan pemantauan tumbuh kembang anak secara rutin. Selain itu, Pemkab Labusel juga berencana menjalankan program bedah rumah dan penyediaan hunian layak bagi masyarakat kurang mampu melalui skema perumahan yang terjangkau dan berkualitas.

Wakil Bupati Syahdian Purba Siboro, S.H. menyampaikan tekadnya untuk menekan angka stunting di Labuhanbatu Selatan hingga di bawah 10 persen. Ia menegaskan, penanganan stunting tidak bisa dilakukan secara instan, melainkan memerlukan kerja nyata, keberlanjutan, serta kolaborasi dari seluruh pihak — baik pemerintah, swasta, masyarakat, maupun aparat kepolisian.

“Dengan kerja sama dan kepedulian bersama, kita optimis masalah stunting dan rumah tidak layak huni di Kecamatan Kampung Rakyat maupun kecamatan lainnya bisa kita atasi. Semoga anak-anak kita tumbuh sehat, cerdas, dan menjadi generasi penerus yang kuat,” pungkasnya.

(M. Suyanto)