AWPR Lantik Pengurus Baru, Fokus pada Solidaritas dan Profesionalisme Jurnalistik

PROBOLINGGO, jurnalpolisi.id

Afiliasi Wartawan Probolinggo Raya (AWPR) resmi melantik pengurus baru melalui forum konsolidasi terbuka di Warung Mbak Yanti, Taman Maramis, Kota Probolinggo, pada Jumat, 31 Oktober 2025. Ketua baru AWPR, Fahrul Mozza, didampingi Sekretaris Alex Putra Wicaksana dan Bendahara Moh. Sodik, menggantikan Ketua lama Hariadi.

Struktur kepengurusan baru AWPR telah disepakati oleh seluruh anggota dan disahkan oleh Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), sehingga memiliki legalitas yang kuat. Dewan Etik AWPR, yang terdiri dari Didik Purwandi, Hariadi, dan Soni Buslan, juga hadir dan memberikan dukungan penuh kepada kepemimpinan baru.

Fahrul Mozza menegaskan bahwa masa kepemimpinannya akan fokus pada penguatan solidaritas, profesionalisme, dan etika jurnalistik. AWPR menargetkan beberapa program jangka pendek, seperti pembenahan internal, pelatihan jurnalistik, dan penguatan jaringan kemitraan dengan berbagai pihak.

AWPR juga membahas kasus dugaan penganiayaan terhadap Suarni, seorang janda asal Desa Sapikerep, Kecamatan Sukapura, yang diduga dilakukan oleh WNA bernama Mr. Cui, pemilik Villa88. Kasus ini telah dilaporkan ke Polres Probolinggo sejak delapan bulan lalu namun belum ada perkembangan. AWPR akan mengawal kasus ini sampai tuntas dan menuntut penegakan hukum tanpa pandang bulu.” jelasnya

Pembina AWPR, Didik Purwandi, menilai kepemimpinan baru ini sebagai tanda kebangkitan jurnalisme di Probolinggo. Ia mengingatkan agar anggota AWPR tetap memegang teguh kode etik jurnalistik, menjaga independensi, dan memperkuat kerja sama dengan aparat serta pemerintah daerah. (Alex)