Balikpapan Fest 2025 Resmi Dibuka: Harmoni Nusantara Jadi Wajah Kebangkitan Ekonomi Kreatif Kalimantan Timur
Balikpapan – jurnalpolisi.id
Suasana penuh semangat dan warna budaya menyelimuti halaman parkir BSCC Dome Balikpapan, Kamis (6/11/2025) malam. Pemerintah Kota Balikpapan secara resmi membuka Balikpapan Fest 2025, ajang tahunan yang mengusung tema “Harmoni Nusantara” — simbol kebersamaan dan persaudaraan dalam keberagaman budaya bangsa.
Acara yang dihadiri sekitar 350 tamu undangan ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, mulai dari pejabat pusat, Forkopimda, hingga komunitas masyarakat. Turut hadir antara lain Staf Ahli Menteri Pariwisata RI Dadang Rizki, Sekretaris Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi Kaltim Restiawan Baihaqi, Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud, S.E., Dandim 0905/Bpp Kolonel Inf Denny Salurerung, S.Sos., Danlanud Dhomber Kolonel Pnb Kisworo, S.E., M.Han., Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Anton Firmanto, S.H., S.I.K., M.Si., Kajari Kota Balikpapan Dr. Andri Irawan, S.H., M.H., serta pimpinan lembaga, tokoh adat, tokoh agama, dan komunitas UMKM.
Rangkaian acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan pembacaan doa, sambutan-sambutan, seremoni pembukaan, pertunjukan tari kolosal nusantara, fashion show anak-anak, hingga penampilan band lokal dan nasional yang memeriahkan malam pembukaan.
Wali Kota: Balikpapan Fest Jadi Etalase Kemajuan Kota
Dalam sambutannya, Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud, S.E. menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya event kebanggaan masyarakat Balikpapan yang kini memasuki tahun keenam dan menjadi satu-satunya event dari Kalimantan Timur yang masuk dalam 110 Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI.
Tema Harmoni Nusantara mencerminkan semangat kebersamaan di tengah keberagaman budaya bangsa. Melalui Balikpapan Fest, kita menampilkan wajah Balikpapan yang terbuka, inklusif, serta menjunjung tinggi kearifan lokal dari budaya pesisir, pedalaman, hingga keraton,” ujarnya.
Rahmad Mas’ud menjelaskan, tahun ini pihaknya menargetkan 40.000 pengunjung dengan potensi transaksi pelaku UMKM mencapai Rp5 miliar selama empat hari pelaksanaan. Kegiatan ini diharapkan menjadi sarana sinergi antara pemerintah pusat dan daerah sekaligus wadah ekspresi bagi pelaku ekonomi kreatif.
Balikpapan bukan hanya kota industri dan bisnis, tapi juga kota yang memiliki kekuatan di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” tegasnya.
Apresiasi dari Pemerintah Provinsi Kaltim
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Kalimantan Timur Restiawan Baihaqi, yang mewakili Gubernur Kaltim, menyampaikan apresiasi kepada Pemkot Balikpapan atas konsistensinya menghadirkan event yang memberi ruang bagi pelaku seni dan ekonomi kreatif.
Balikpapan adalah panggung besar yang menampilkan wajah dinamis dan inklusif masyarakatnya. Festival ini memperlihatkan kekuatan gotong royong dan kreativitas masyarakat Kalimantan Timur,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan seperti ini memiliki arti strategis karena mendorong transformasi ekonomi daerah dari ketergantungan pada sumber daya alam menuju ekonomi berbasis kreativitas dan pariwisata.
Tahun ini tercatat 41 komunitas seni dan olahraga serta 1.206 pelaku UMKM ikut berpartisipasi. Ini bukti nyata bahwa kreativitas mampu menghasilkan energi positif bagi kemajuan daerah,” imbuhnya.
Kemenparekraf: Balikpapan Jadi Contoh Kolaborasi Daerah dan Komunitas
Dukungan juga datang dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) yang diwakili oleh Staf Ahli Menteri Pariwisata Dadang Rizki. Ia menyebut, Balikpapan Fest merupakan satu dari 110 event nasional Kharisma Event Nusantara (KEN) yang dinilai berhasil meningkatkan nilai ekonomi dan menarik wisatawan.
Balikpapan Fest terbukti memberikan dampak ekonomi signifikan. Tahun 2024 lalu perputaran uang mencapai Rp5,2 miliar selama acara berlangsung,” ungkapnya.
Dadang juga mengapresiasi kekompakan lintas sektor di Balikpapan — dari unsur Forkopimda, komunitas budaya, pelaku UMKM, hingga masyarakat — yang bersama-sama berperan aktif menyukseskan kegiatan tersebut.
Kami berharap festival ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tapi juga menjadi magnet wisata dan motor penggerak ekonomi kreatif di kawasan timur Indonesia,” tutupnya
Sukses, Aman, dan Penuh Antusiasme
Acara pembukaan Balikpapan Fest 2025 berlangsung hingga pukul 22.00 WITA dengan aman, tertib, dan meriah. Penampilan band lokal dan nasional menjadi penutup malam yang membahagiakan bagi masyarakat Balikpapan.
Festival yang berlangsung selama empat hari ini diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat posisi Balikpapan sebagai kota kreatif dan destinasi wisata unggulan nasional.
( Alfian )
