Ribuan Jamaah Ikuti Dzikir dan Doa untuk Negeri di Masjid Madinatul Iman Balikpapan
Balikpapan – jurnalpolisi.id
Sekitar 1.000 jamaah mengikuti kegiatan Dzikir dan Doa untuk Negeri yang digelar di Masjid Madinatul Iman (Islamic Center) Balikpapan, Jalan Belibis, Kelurahan Gunung Bahagia, Kecamatan Balikpapan Selatan, Rabu malam (31/12/2025). Kegiatan ini menjadi momentum muhasabah di penghujung tahun menjelang Tahun Baru 2026.
Dzikir dan doa bersama tersebut mengusung tema “Muhasabah Diri Raih Prestasi Mewujudkan Balikpapan Madinatul Iman”, sebagai ajakan untuk memperkuat nilai spiritual, persatuan, dan kepedulian sosial masyarakat.
Sejumlah pejabat dan tokoh daerah hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Wali Kota Balikpapan Dr. H. Rahmat Mas’ud, S.E., M.E., Wakil Wali Kota Dr. Ir. H. Bagus Susetyo, M.M., Ketua DPRD Kota Balikpapan H. Alwi Al Qadri, S.P., Kepala Kantor Kementerian Agama Balikpapan H. Masrivani, S.Ag., Pj Sekda Kota Balikpapan Agus Budi, S.IP., M.T., unsur Forkopimda, pimpinan organisasi keagamaan, serta para tokoh agama.
Dalam sambutannya, Wali Kota Balikpapan Rahmat Mas’ud mengajak masyarakat menjadikan akhir tahun sebagai waktu untuk muhasabah diri, merenungi perjalanan hidup, perjalanan daerah, serta kondisi bangsa Indonesia di tengah berbagai tantangan.
“Prestasi dan kemajuan kota tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kekuatan iman, akhlak, dan spiritualitas masyarakat,” ujar Rahmat Mas’ud.
Ia juga mengingatkan pentingnya meningkatkan ketakwaan dan kepedulian sosial, seraya mengutip makna Surat Al-Hasyr ayat 18, agar setiap individu terus memperbaiki diri dan memberikan kontribusi terbaik bagi keluarga, masyarakat, dan daerah.
Selain itu, Wali Kota menyinggung berbagai musibah yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia sebagai pengingat bagi seluruh elemen bangsa untuk memperkuat solidaritas dan kepedulian sosial.
“Atas nama Pemerintah Kota Balikpapan, saya menyampaikan apresiasi kepada Badan Pengelola Masjid Madinatul Iman serta seluruh pihak yang telah menginisiasi kegiatan dzikir dan doa untuk negeri ini,” katanya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan salat Magrib berjamaah, dilanjutkan dzikir dan doa, sambutan, serta ditutup dengan salat Isya berjamaah. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan khidmat.
Aparat kepolisian bersama unsur terkait melakukan pengamanan dan pemantauan selama kegiatan berlangsung guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.
Kegiatan dzikir dan doa bersama ini diharapkan dapat menjadi penguat moral dan spiritual masyarakat dalam mendukung terwujudnya Balikpapan sebagai kota yang religius, harmonis, dan berkelanjutan, sejalan dengan visi Balikpapan Madinatul Iman.
( Alfian )
