Ketua Umum Dewan Adat Nasional RI, Sultan Sepuh Keraton Kasepuhan Kesultanan Cirebon, Akan Menganugerahkan Gelar Kehormatan “Bapak Pancasila Garuda Sakti Nusantara” kepada Presiden Prabowo Subianto

Jakarta — jurnalpolisi.id

Ketua Umum Dewan Adat Nasional Republik Indonesia (DAN-RI) yang juga Sultan Sepuh Keraton Kasepuhan Kesultanan Cirebon, KGSS Pangeran Heru Rusyamsi Arianatareja, S.Psi., M.H., menyatakan bahwa Presiden Republik Indonesia ke-8, Prabowo Subianto, sangat layak menerima Anugerah Gelar Kehormatan “Bapak Pancasila Garuda Sakti Nusantara.”

Menurut Ketum DAN-RI, gelar kehormatan tersebut merupakan bentuk pengakuan adat dan moral atas kepemimpinan Presiden Prabowo yang dinilai tidak hanya memahami Pancasila sebagai ideologi negara, tetapi juga melaksanakan dan menghayatinya secara nyata dalam sikap, kebijakan, serta kepemimpinan nasional.

“Kami melihat Presiden Prabowo Subianto sebagai pemimpin yang tidak sekadar berbicara tentang Pancasila, melainkan menghidupkannya dalam tindakan nyata. Kecintaan beliau terhadap Nusantara, negara, dan rakyat Indonesia, serta komitmennya dalam menjunjung tinggi nilai-nilai luhur leluhur dan kearifan adat bangsa, menjadikan beliau sangat layak menerima gelar kehormatan ini,” ujar Sultan Sepuh.

Ketum DAN-RI menegaskan bahwa secara historis Ir. Soekarno adalah Bapak Pancasila pertama sebagai penggali dan perumus dasar negara. Namun dalam konteks kepemimpinan nasional masa kini, Presiden Prabowo Subianto dinilai sebagai sosok yang secara tulus dan konsisten membumikan nilai-nilai Pancasila dalam praktik bernegara, baik dalam menjaga persatuan nasional, memperkuat kedaulatan, maupun membela kepentingan rakyat.

“Dengan kecintaan yang mendalam terhadap bangsa dan negara, serta penghormatan yang tinggi terhadap marwah nilai-nilai leluhur Nusantara, Presiden Prabowo menghadirkan Pancasila sebagai roh kepemimpinan nasional di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks,” tegasnya.

Lebih lanjut, Sultan Sepuh menyampaikan bahwa karakter kepemimpinan Presiden Prabowo yang tegas, berwibawa, namun tetap humanis mencerminkan spirit Garuda Pancasila sebagai simbol kekuatan, persatuan, dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Sudah sepantasnya beliau dianugerahi gelar ‘Bapak Pancasila Garuda Sakti Nusantara’, karena Presiden Prabowo tidak hanya menjaga Pancasila sebagai simbol, tetapi menjadikannya sebagai pedoman hidup berbangsa dan bernegara,” tambah Sultan Sepuh.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Dewan Adat Nasional Republik Indonesia (DAN-RI) yang juga Sultan Samudera Pasai Aceh, Teuku H. Badruddin Syah Zillullah Fil Alam, S.E., saat dikonfirmasi oleh media membenarkan rencana pemberian Anugerah Gelar Kehormatan tersebut kepada Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Sekjen DAN-RI, pemberian anugerah ini telah melalui pertimbangan nilai-nilai adat, kebangsaan, dan kepemimpinan nasional.

“Benar, Dewan Adat Nasional Republik Indonesia menilai Presiden Prabowo Subianto pantas dan layak menerima Anugerah Gelar Kehormatan ‘Bapak Pancasila Garuda Sakti Nusantara.’ Beliau menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga persatuan bangsa, menghormati adat dan budaya Nusantara, serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila secara konsisten,” ujar Sultan Malik Samudera Pasai Teuku Haji Badruddin Syah Zillullah Fil Alam.

Ia menambahkan bahwa rencana pemberian Gelar Anugerah Kehormatan tersebut akan diserahkan secara langsung kepada Presiden Prabowo Subianto di Istana, sebagai bentuk penghormatan tertinggi lembaga adat Nusantara kepada Kepala Negara.

Pernyataan ini sekaligus menegaskan kesepahaman dan dukungan penuh jajaran pimpinan Dewan Adat Nasional Republik Indonesia terhadap rencana penganugerahan tersebut, serta memperkuat peran strategis lembaga adat dalam menjaga dan meneguhkan nilai-nilai kebangsaan Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *