Jaga Kamtibmas di Jalur Trans-Kaltim, Brimob Batalyon C Pelopor Intensifkan Patroli Bermotor
BALIKPAPAN – jurnalpolisi.id
Guna memastikan kelancaran lalu lintas dan keamanan wilayah sepanjang jalur poros Balikpapan-Samarinda, personel Kompi 1 Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Kaltim yang bermarkas di KM 13 melaksanakan patroli bermotor rutin pada Minggu (4/1/2025).
Patroli yang menyasar kawasan Balikpapan Utara ini dipimpin oleh Bripda Ricko Prayoga dengan fokus pada pencegahan tindak kriminalitas jalanan dan peningkatan ketertiban berlalu lintas bagi para pengemudi kendaraan roda empat.
Regu patroli Brimob menyambangi para supir kendaraan roda empat di sepanjang Jl. Soekarno Hatta. Di titik KM 8, petugas berdialog langsung dengan Bapak Samsul, seorang pengemudi yang sedang beristirahat. Selain memberikan pesan keselamatan berkendara, petugas juga menekankan kewaspadaan terhadap ancaman balap liar, ugal-ugalan, hingga penyalahgunaan obat-obatan terlarang.
Edukasi serupa berlanjut hingga KM 14 Balikpapan Utara. Di sana, petugas menemui Bapak Fery dan mengingatkan pentingnya kelengkapan surat kendaraan serta kesiapan fisik pengemudi guna menekan angka kecelakaan lalu lintas di jalur rawan tersebut.
Kehadiran personel Brimob di jalur Trans-Kaltim ini mendapat sambutan hangat dari para supir. Bapak Samsul mengaku merasa lebih aman dengan adanya patroli rutin di area yang terkadang sepi pada jam-jam tertentu.
“Kami sebagai supir merasa sangat terbantu dan merasa tenang. Adanya bapak-bapak Brimob di jalan membuat kami tidak merasa was-was lagi dari gangguan orang jahat atau aksi balap liar yang membahayakan. Pesan-pesannya sangat bermanfaat bagi keselamatan kami,” ujar Samsul.
Dansatbrimob Polda Kaltim, Kombes Pol Andy Rifai, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa patroli bermotor ini adalah bagian dari strategi “Quick Response” Brimob untuk menjangkau area-area yang luas secara cepat dan efisien.
“Kami berkomitmen memberikan perlindungan maksimal bagi masyarakat, khususnya para pengguna jalan di wilayah Balikpapan Utara. Patroli ini bertujuan untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan, mencegah premanisme, serta memberantas penyakit masyarakat seperti peredaran obat-obatan terlarang,” tegas Dansatbrimob.
Beliau juga menambahkan bahwa interaksi langsung antara personel dan warga adalah kunci keberhasilan Kamtibmas. “Dengan dialog, kita membangun sinergi. Kami ingin masyarakat tahu bahwa Brimob selalu ada, siap mengamankan, dan siap melayani kapan saja dibutuhkan,” tutupnya.
( Alfian )
