Pasar Sapi Wonoasih Darurat Keamanan, Pedagang Sidoarjo Jadi Korban Penipuan
PROBOLINGGO, – jurnalpolisi.id
Citra Pasar Hewan Wonoasih sebagai pusat niaga ternak kembali tercoreng. Kasus penipuan dan penggelapan kembali memakan korban, kali ini menimpa seorang pedagang sapi asal Sidoarjo pada Selasa (6/1/2026). Insiden ini memicu kritik tajam terhadap lemahnya sistem keamanan di lokasi tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban terjerat jebakan pelaku saat sedang melakukan transaksi di area pasar. Pelaku disinyalir menggunakan modus lama yang masih efektif:
- Menyamar sebagai pembeli potensial atau perantara (makelar).
- Membawa kabur sapi atau uang korban dengan berbagai dalih meyakinkan.
- Menghilang di tengah keramaian pasar sebelum korban menyadari telah ditipu.
Hal yang paling disayangkan adalah kondisi fasilitas keamanan yang dinilai “mati suri” saat kejadian berlangsung. Beberapa temuan di lapangan menunjukkan:
- Absennya Pimpinan, Kepala pasar dilaporkan tidak berada di lokasi saat peristiwa terjadi.
- CCTV Tak Berfungsi, Tidak ada operator yang bertugas memantau kamera pengawas. Kondisi kamera pun dinilai tidak optimal, sehingga gagal merekam identitas pelaku secara jelas.
- Minim Personel, Kurangnya pengawasan lapangan memudahkan oknum kriminal melancarkan aksinya.
Korban yang mengalami kerugian besar telah melaporkan kasus ini ke pihak berwenang. Namun, keresahan juga menjalar ke pedagang lain. Mereka menuntut pengelola pasar dan Pemerintah Kota Probolinggo untuk segera:
- Mengaktifkan kembali seluruh unit CCTV dan operator selama jam operasional.
- Menjamin kehadiran petugas pasar secara penuh pada hari pasaran.
- Memperketat pengamanan untuk menjaga kepercayaan pedagang, terutama mereka yang datang dari luar daerah. “Kami butuh rasa aman. Jika terus begini, pedagang luar kota akan takut datang ke Wonoasih, dan itu merugikan ekonomi kita semua,” ujar salah satu pengunjung pasar kepada awak media, Jumat (9/1).
Hingga berita ini diturunkan, masyarakat berharap aparat penegak hukum dapat segera menangkap pelaku dan pengelola pasar segera melakukan evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak terus berulang.
(Alex)
