Bersama Kanwil Ditjenpas Aceh, Kalapas Banda Aceh Hadir Salurkan Bantuan Ke Warga Terdampak Bencana di Pidie Jaya
BANDA ACEH, – jurnalpolisi.id
Semangat kemanusiaan dan kepedulian sosial terus digaungkan jajaran pemasyarakatan Aceh. Mengusung nilai “Pemasyarakatan Pasti Bermanfaat untuk Masyarakat”, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Aceh kembali hadir di tengah masyarakat melalui aksi kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan bagi warga terdampak banjir di Kabupaten Pidie Jaya, Sabtu (10/01/2026).
Dalam aksi tersebut, Kalapas Kelas IIA Banda Aceh, Edi Cahyono, menunjukkan peran aktif dengan turun langsung bersama Kepala Kanwil Ditjenpas Aceh, Yan Rusmanto, didampingi Kabag Tata Usaha dan Umum, Kabid Pembinaan, Ketua PIPAS Daerah Aceh, serta para Kepala UPT dari wilayah Banda Aceh, Aceh Besar, dan Pidie. Rombongan menyambangi langsung dua gampong terdampak, yakni Gampong Lhoknga dan Gampong Pante Beureunee, untuk menyerahkan bantuan secara langsung kepada masyarakat.
Keterlibatan Kalapas Banda Aceh dalam kegiatan ini menjadi cerminan komitmen jajaran Lapas Kelas IIA Banda Aceh untuk tidak hanya menjalankan tugas pembinaan di dalam lapas, tetapi juga mengambil bagian dalam misi kemanusiaan dan kepedulian sosial, khususnya di saat masyarakat sedang menghadapi musibah.
Penyaluran bantuan ini merupakan aksi kemanusiaan keempat yang telah dilaksanakan oleh Kanwil Ditjenpas Aceh. Menariknya, meskipun beberapa Unit Pelaksana Teknis (UPT) pemasyarakatan di wilayah Aceh juga turut terdampak bencana banjir dan longsor, hal tersebut tidak menyurutkan semangat solidaritas jajaran pemasyarakatan untuk tetap berbagi dan hadir membantu masyarakat yang membutuhkan.
Bantuan yang disalurkan berupa paket sembako berisi kebutuhan pokok sehari-hari, seperti beras, mie instan, peralatan mandi, pakaian layak pakai, serta berbagai kebutuhan dasar lainnya. Seluruh bantuan diserahkan secara langsung kepada warga sebagai bentuk empati, kepedulian, dan dukungan moril agar masyarakat tetap kuat menghadapi masa sulit.
Donasi yang dihimpun dan didistribusikan merupakan amanah dari para petugas pemasyarakatan di wilayah Aceh, serta dukungan solidaritas dari berbagai daerah di Indonesia, di antaranya DKI Jakarta, Riau, Kepulauan Riau, Jawa Timur, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Selatan.
Kalapas Kelas IIA Banda Aceh, Edi Cahyono, dalam keterangannya menyampaikan bahwa aksi kemanusiaan ini merupakan wujud nyata kehadiran pemasyarakatan di tengah masyarakat.
“Pemasyarakatan tidak hanya bertugas membina warga binaan, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk hadir dan membantu masyarakat yang sedang tertimpa musibah. Kami ingin memastikan bahwa masyarakat merasakan kehadiran dan kepedulian kami. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban serta menjadi penyemangat bagi warga terdampak untuk bangkit kembali,” ungkap Edi Cahyono.
Sementara itu, Kakanwil Ditjenpas Aceh, Yan Rusmanto, menegaskan bahwa semangat solidaritas dan nilai-nilai kemanusiaan harus terus dijaga dan diwujudkan melalui aksi nyata, terutama dalam situasi darurat bencana.
Melalui kegiatan ini, Kanwil Ditjenpas Aceh bersama seluruh UPT, termasuk Lapas Kelas IIA Banda Aceh, menegaskan komitmennya untuk terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta memperkuat citra pemasyarakatan sebagai institusi yang humanis, peduli, dan responsif terhadap kondisi sosial.
Zainal
