Banjir Rendam 399 Rumah di Desa Bumirejo Juwana, Warga Harap Perbaikan Bendungan Sungai Silugonggo
Pati jurnalpolisi.id
Banjir kembali melanda Desa Bumirejo, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati. Peristiwa tersebut terjadi pada Senin malam, 11 Januari 2026, sekitar pukul 20.20 WIB, akibat luapan Sungai Silugonggo yang diperparah oleh intensitas hujan tinggi.
Berdasarkan data di lapangan, banjir tersebut merendam 399 rumah yang dihuni 543 Kepala Keluarga (KK) dengan total 1.623 jiwa. Ketinggian air di dalam rumah warga bervariasi, mulai dari 2 cm hingga 77 cm.
Adapun sebaran rumah terdampak meliputi:
- RT 1 RW 1: 50 rumah
- RT 2 RW 1: 120 rumah
- RT 3 RW 1: 5 rumah
- RT 4 RW 1: 80 rumah
- RT 5 RW 1: 43 rumah
- RT 6 RW 1: 101 rumah
Selain rumah warga, banjir juga menggenangi:
- 1 mushola dan 1 masjid
- Sekolah Dasar (SD): 1 unit
- Pekarangan seluas ±5 hektare dengan ketinggian air 5 cm hingga 84 cm
- Jalan desa sepanjang ±500 meter dengan ketinggian air 2 cm hingga 74 cm
Sementara itu, sawah dan tambak dilaporkan nihil terdampak, begitu pula kantor pemerintahan.
Sebanyak 8 KK dengan 19 jiwa terpaksa mengungsi ke Balai Desa Bumirejo. Beruntung, tidak terdapat korban jiwa, dan hingga saat ini kerugian materiil dilaporkan nihil.

Menurut keterangan Yunita, salah satu warga Desa Bumirejo, banjir terjadi karena air Sungai Silugonggo meluap akibat curah hujan yang cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir.
“Air sungai meluap ditambah hujan deras, sampai sekarang air belum surut,” ujar Yunita kepada awak media.
Hingga Rabu, 14 Januari 2026, genangan air masih belum sepenuhnya surut. Warga berharap pemerintah dan instansi terkait segera melakukan tindak lanjut, khususnya perbaikan bendungan Sungai Silugonggo, agar kejadian serupa tidak terus berulang.
Laporan: JurnalPolisiNews.id
Reporter: Umi Kalsum Sitorus Pane
