Petugas Dinsos PPKB Banyuwangi Melakukan Peninjauan Terhadap Bayi yang Diduga Sengaja Dibuang Oleh Orang Tuannya Sendiri

anyuwangi – jurnalpolisi.id


Dnas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (Dinsos PPKB) Banyuwangi merespon cepat terkait adanya peristiwa penemuan bayi di Desa Olehsari, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Petugas Dinsos PPKB Banyuwangi melakukan peninjauan terhadap bayi yang diduga sengaja dibuang oleh orang tuannya tersebut.

Petugas juga sudah berkoordinasi dengan pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Blambangan terkait perkembangan kesehatan bayi mungil tersebut.

“Sudah kami cek kondisi bayi yang ditemukan di salah satu rumah warga itu,” kata Kepala Bidang Perlindungan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinsos PPKB Banyuwangi Khoirul Hidayat.

Ia menuturkan jika kondisi bayi yang ditemukan itu mengalami gejala mual dan sesak napas.

“Masih dirawat di rumah sakit karena kondisinya mengalami mual dan sesak napas,” ujarnya pada Kamis 15 Januari 2026.

Diketahui jika bayi itu bernama Muhammad Rayyan Pratama dan lahir pada 28 November 2025 lalu.

“Usianya jika dihitung tepat 50 hari,” jelasnya.

Pihaknya menyebut jika bayi yang ditemukan di dalam kardus mie instan itu akan dilakukan perawatan hingga kondisinya sehat.

“Jika kondisinya sudah membaik pihak Dinsos PPKB Banyuwangi yang akan melakukan perawatan terhadap bayi itu,” paparnya.

Diberitakan sebelumnya, Bayi mungil berjenis kelamin laki-laki ditemukan warga di depan rumah warga di Desa Olehsari, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Bayi tersebut ditemukan di dalam wadah kardus mie instan lengkap dengan bantal, pakaian, susu formula, serta secarik surat yang diduga ditulis oleh orang tuanya.

Bayi itu ditemukan sekitar pukul 22:00 WIB, Rabu 14 Januari 2026, oleh pemilik rumah Sutikno (70) yang merupakan pensiunan Polri.(Boby)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *