​Memancing Kebaikan di Dusun Ciaur: Saat Hobi Menjadi Ladang Amal dan Pelestarian Alam

Cilacap-jurnalpolisi.id

​GANDRUNGMANGU – Di tengah hiruk-pikuk modernisasi, pemuda Dusun Ciaur, Desa Gintungreja, membuktikan bahwa kemandirian desa tidak harus menunggu kucuran dana dari pusat. Melalui tangan dingin Karang Taruna “Bangun Jaya”, sebuah aliran sungai yang tenang kini disulap menjadi destinasi wisata pancing unik yang memadukan kesenangan hobi dengan napas religius.

​Bukan sekadar tempat melempar kail, destinasi ini mengusung konsep revolusioner: “Berwisata Sambil Beramal.” Di sini, pengunjung tidak akan menemukan loket tiket dengan tarif kaku. Para pemancing cukup mengisi kotak dana seikhlasnya—sebuah gestur sederhana yang mengubah hiburan menjadi aksi sosial.

​Lahir dari Cinta, Tumbuh dengan Kepedulian
​Inisiatif ini bukanlah proyek instan, melainkan buah dari keprihatinan sekaligus kecintaan pemuda terhadap potensi alam yang terabaikan. Ketua Karang Taruna Bangun Jaya, Bapak Saring, menegaskan bahwa gerakan ini adalah murni dedikasi pemuda untuk tanah kelahiran.

​”Kami ingin alam Desa Gintungreja memberikan manfaat lebih. Ini adalah gerakan dari alam, oleh pemuda, dan untuk warga,” ungkap Saring dengan optimis.

​Transparansi: Dari Ikan Kembali ke Umat

​Apa yang membuat Pemancingan Bangun Jaya istimewa? Jawabannya ada pada pengelolaan dananya. Setiap rupiah yang masuk dari sistem “bayar seikhlasnya” didistribusikan secara transparan untuk dua misi mulia:

​Misi Kemanusiaan: Dana dialokasikan untuk santunan warga yang tertimpa musibah atau membutuhkan uluran tangan.

​Misi Ekologi: Menjamin perawatan area wisata dan menjaga kebersihan aliran sungai agar tetap lestari bagi anak cucu.

​Minggu yang Meriah di Tepian Kali Mati

​Suasana pada Minggu (25/1/2026) menjadi bukti nyata keberhasilan konsep ini. Pemancing mania dari berbagai penjuru memadati area, menikmati sensasi tarikan ikan Bawal, Jaer, hingga Gabus yang menghuni perairan Kali Mati Ciaur. Gelak tawa dan antusiasme warga menciptakan harmoni ekonomi kreatif berbasis sosial yang jarang ditemui di tempat lain.

​Kini, Dusun Ciaur bukan sekadar titik di peta Kecamatan Gandrungmangu, melainkan simbol pergerakan pemuda yang mampu mengubah keterbatasan menjadi keberkahan.

​Tertarik memancing sambil menabung amal?
Segera siapkan joran Anda dan kunjungi Pemancingan Bangun Jaya di Desa Gintungreja. Di sini, setiap ikan yang Anda dapatkan, bagian dari kebaikan untuk sesama.
(Syai)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *