Bhabinkamtibmas Polresta Balikpapan Jadi Inspektur Upacara, Edukasi Pelajar SMP soal Kamtibmas

Balikpapan jurnalpolisi.id

Upaya penguatan pembinaan dan edukasi kepada generasi muda terus dilakukan Polresta Balikpapan. Melalui peran Bhabinkamtibmas, Polri hadir langsung di lingkungan sekolah dengan menjadi inspektur upacara (Irup) pada upacara bendera mingguan di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP), Senin (26/1/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi program kerja Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Jerrold H.Y. Kumontoy, S.I.K., M.Si., khususnya dalam pelaksanaan Commander Wish dengan jargon “AMIN” (Adaptif, Mumpuni, Inovatif, Nyata), yang menekankan kehadiran Polri secara nyata dan dirasakan langsung oleh masyarakat, termasuk kalangan pelajar.

Bhabinkamtibmas Polsek Balikpapan Utara mewakili Kanit Binmas, Ipda Yudi Arifian, bertindak sebagai Pembina Upacara di SMP Negeri 11 Balikpapan yang berlokasi di Jalan Tamansari RT 64, Kelurahan Graha Indah. Upacara berlangsung mulai pukul 07.15 hingga 08.30 Wita.

Dalam amanatnya, Bhabinkamtibmas menyampaikan sejumlah pesan kamtibmas kepada para siswa, guru, dan tenaga pendidik, yang merupakan arahan dari Kapolresta Balikpapan dan Kapolsek Balikpapan Utara. Para pelajar diimbau untuk menghindari berbagai perilaku negatif yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Beberapa pesan yang disampaikan antara lain larangan terlibat dalam tawuran antarpelajar, menjauhi balap liar, serta tidak menggunakan kendaraan bermotor bagi siswa yang belum cukup umur atau belum memiliki surat izin mengemudi

Selain itu, pelajar juga diingatkan untuk menjauhi penyalahgunaan narkotika, obat-obatan terlarang, dan minuman keras.
Menjelang bulan suci Ramadan, siswa juga diimbau untuk tidak terlibat dalam kegiatan perang sarung yang berpotensi menimbulkan kerawanan dan mengganggu kekhusyukan ibadah masyarakat.

Bhabinkamtibmas turut mengingatkan bahaya perundungan atau bullying di lingkungan sekolah maupun pergaulan sehari-hari.
Tak hanya itu, para siswa juga diminta untuk waspada terhadap pengaruh paham radikalisme dan separatisme yang dapat masuk melalui media sosial atau penggunaan gawai secara tidak bijak, karena dapat memengaruhi pola pikir dan kehidupan sosial anak.
Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas juga mengajak para guru dan siswa untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran serta bencana alam, khususnya di masa pancaroba.

“Anak-anak adalah aset keluarga, bangsa, dan negara. Di pundak mereka masa depan Indonesia dipertaruhkan. Oleh karena itu, Polri siap hadir dan mengawal tumbuh kembang anak bersama seluruh elemen masyarakat dan instansi terkait,” disampaikan dalam amanat upacara.

Melalui kegiatan ini, Polresta Balikpapan menegaskan komitmennya untuk terus membangun sinergi dengan dunia pendidikan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan kondusif, sekaligus menanamkan kesadaran hukum serta nilai-nilai kedisiplinan sejak dini kepada generasi muda.
( Alfian )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *