Kabel Fiber Optik Menjuntai, Pengguna Jalan Resah

Panggarangan jurnalpolisi.id

Pengguna jalan mengeluhkan keberadaan kabel fiber optik yang digunakan untuk koneksi WiFi karena kerap menjuntai ke bawah dan berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

Kondisi tersebut salah satunya terlihat di ruas jalan poros Desa Cisiih–Babakan, Kecamatan Panggarangan. Berdasarkan pantauan awak media pada Kamis, 29 Januari 2026, kabel WiFi milik salah satu provider tampak menjuntai hampir menyentuh tanah dan mengganggu kenyamanan serta keselamatan pengguna jalan.

Salah seorang pengguna jalan, Aep, menilai kondisi tersebut sangat membahayakan. Ia menyebut pemilik jaringan WiFi terkesan teledor karena tidak melakukan perawatan secara berkala.
“Ini sangat berbahaya. Pemilik jaringan WiFi harus segera membenahi kabel yang menjuntai,” ujarnya.

Minimnya perawatan jaringan kabel dan tiang penyangga menjadi penyebab utama kondisi tersebut. Tidak jarang ditemukan kabel yang menjuntai hingga ke tanah serta tiang yang miring dibiarkan dalam waktu lama tanpa perbaikan.

Pantauan wartawan menunjukkan, kondisi serupa tidak hanya terjadi di lokasi tersebut, tetapi juga banyak ditemukan di sepanjang jalan nasional, jalan provinsi, jalan kabupaten, hingga jalan-jalan pedesaan.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, kabel WiFi yang menjuntai kerap menjadi penyebab kecelakaan lalu lintas, khususnya pengendara sepeda motor yang tersangkut kabel. Risiko kecelakaan semakin tinggi pada malam hari, terutama di lokasi dengan minim penerangan, sehingga kabel yang menjuntai sulit terlihat oleh pengendara.
(Riswan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *