KPU Mura Minta , Baslon Bupati Berikan Hasil Swab.

MUSI RAWAS –jurnalpolisi.id

Mendekati jenjang pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah ( Pilkada ) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Musi Rawas ( Mura ) Provinsi Sumatera Selatan ( Sum – Sel ) di tahun 2020 yang akan diselengarakan secara serentak .

Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) Kabupaten Mura memintah kepada seluruh Bakal Pasangan Calon ( Baslon ) Bupati dan Wakil Bupati , di minta ajukan ataupun memberikan hasil test swab terhadap penularan pademi wabah bencana nasional non alam ( covid 19 ) .

Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua KPU Mura Anas Tias Se melalui Divisi perencanaan data dan informasi Wahyu Hidayat Setiyadi Se ( 28/8 ) mengatakan untuk kandidat paslon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Mura .

Sebelum deklarasi penerimaan ataupun pengajuan berkas pencalonan  sebangai Bupati dan Wakil Bupati di tahun 2020 ini , karena saat ini pademi virus corona belum berakhir maka semua kandidat paslon di minta memberikan hasil test swab .

Terhadap penularan maupun penyebaran pademi virus corona , mulai penerimaan pengajuan hasil test swab sejak tanggal 26 Agustus hingga 3 September 2020 .

” Apabilah hasil test swab tidak di berikan maka penerimaan berkas pencalonan belum bisah di ajukan , sebelum adanya hasil test swab , ” kata Wahyu .

Dijelasnya lagi test swab bagi bacalon Bupati ataupun Wakil Bupati terutama untuk Bacalon Bupati H Hendra Gunawan – Mulyana dan Ratna – Suwarti , sudah ada ketentuan dalam revisi Peraturan KPU (PKPU) Nomor 6 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serentak Lanjutan Dalam Kondisi Bencana Non-alam COVID-19.

Untuk hari ini kita sudah mempersiapkan regulasinya
selain itu juga dalam revisi PKPU turut mengatur tentang kampanye dan dana kampanye.

“Karena setelah bacalon ditetapkan¬† mereka akan mulai kampanye dan harus melaporkan dana kampanyenya, kampanye akan dimulai pada tanggal 26 September nanti , ” jelas Wahyu .

Wahyu menerangkan tahapan akan di mulai tanggal 4 sampai 6 september nanti untuk pendaftaran bacalon , kemudian ada proses verifikasi dan ada segala macam.

Mulai tanggal 23 September ditetapkan bacalon dan tanggal 26 mulai kampanyenya , selanjutnya dalam revisi PKPU tersebut juga hasil konsultasi dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

” Revisis Peraturan KPU Nomor 6 Tahun 2020 tentang penerapan protokol kesehatan di setiap tahapan Pemilu , jika bacalon tidak terpapar covid 19 maka pilkada aman , ” terang Wahyu . ( Ali mu’ap )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *